Showing posts with label vektor. Show all posts
Showing posts with label vektor. Show all posts

Wednesday, 16 October 2019

Tipe Format File Dalam Desain Grafis


Tipe Format File Dalam Desain Grafis

Tipe Format File Dalam Desain Grafis


Dalam dunia desain grafis dan percetakan yang berhubungan dengan gambar dan foto, terdapat banyak jenis format atau ekstensi file gambar. Berikut ini adalah penjelasan dari berbagai format gambar tersebut, di antaranya :

  • PSD (Photoshop Document

Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali. 

  • BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap. 
  • EPS (Encapsuled Postcript
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar.
Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.
  • JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group
Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya. 
  • GIF (Graphic Interchange Format

Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet.Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.
  • TIF (Tagged Image Format File

Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic).

Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF. 
  • PCX 

Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini.style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;">
Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmap dan Indexed Color.

  • PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.
  • PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel. 
  • PIC (Pict) 

Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB. 
  • TGA (Targa) 
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel.
Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

  • IFF (Interchange File Format) 

Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. 

  • SCT (Scitex Continous Tone) 

Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel. 
  • PXR (Pixar)

Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel. 
  • RAW 

Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel. 
  • DCS (Dekstop Color Separation)  
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing).Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.

Read More

Fungsi Warna Dan Kegunaannya Dalam Desain Grafis



Fungsi Warna Dan Kegunaannya Dalam Desain Grafis

fungsi warna
Panel Warna

Warna dapat didefinisikan secara obyektif/fisik sebagai sifat cahaya yang dipancarkan, atau secara subyektif/psikologis merupakan bagian dari pengalaman indera pengelihatan. Secara obyektif atau fisik, warna dapat diberikan oleh panjang gelombang. Dilihat dari panjang gelombang, cahaya yang tampak oleh mata merupakan salah satu bentuk pancaran energi yang merupakan bagian yang
sempit dari gelombang elektromagnetik.
         Cahaya yang dapat ditangkap indera manusia mempunyai panjang gelombang 380 sampai 780 nanometer. Cahaya antara dua jarak nanometer tersebut dapat diurai melalui prisma kaca menjadi warna-warna pelangi yang disebut spectrum atau warna cahaya, mulai berkas cahaya warna ungu, violet, biru, hijau, kuning, jingga, hingga merah. Di luar cahaya ungu /violet terdapat gelombang-gelombang ultraviolet, sinar X, sinar gamma, dan sinar cosmic. Di luar cahaya merah terdapat gelombang / sinar inframerah, gelombang Hertz, gelombang Radio pendek, dan gelombang radio panjang, yang banyak digunakan untuk pemancaran radio dan TV.
         Proses terlihatnya warna adalah dikarenakan adanya cahaya yang menimpa suatu benda, dan benda tersebut memantulkan cahaya ke mata (retina) kita hingga terlihatlah warna. Benda berwarna merah karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan warna merah dan menyerap warna lainnya. Benda berwarna hitam karena sifat pigmen benda tersebut menyerap semua warna pelangi. Sebaliknya suatu benda berwarna putih karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan semua warna pelangi. Sebagai bagian dari elemen tata rupa, warna memegang peran sebagai sarana untuk lebih mempertegas dan memperkuat kesan atau tujuan dari sebuah karya desain.
         Warna merupakan elemen penting dalam semua lingkup disiplin seni rupa, bahkan secara umum warna merupakan bagian penting dari segala aspek kehidupan manusia. Hal tersebut dapat kita lihat dari semua benda yang dipakai oleh manusia, semua peralatan, pakaian, bahkan alam disekeliling kita merupakan benda yang berwarna. Karena begitu penting peranan warna bagi manusia warna sering kali dipakai sebagai elemen estetis, sebagai representasi dari alam, warna sebagai komunikasi, dan warna sebagai ekspresi.

  • Warna sebagi elemen estetika
Warna memerankan dirinya sebagai ”warna”, yang mempunyai fungsi dalam membentuk sebuah keindahan. Namun keindahan disini bukan hanya sebagai ”keindahan” semata. Melainkan sebagai unsus eksistensial bendabenda yang ada disekeliling kita. Karena dengan adanya warna kita dimudahkan dalam melihat dan mengenali suatu benda. Sebagai contoh apabila kita meletakkan sebuah benda di tempat yang sangat gelap, mata kita tidak mampu mendeteksi obyek tersebut dengan jelas. Di sini warna mempunyai fungsi ganda dimana bukan hanya aspek keindahan saja namun sebagai elemen yang membentuk diferensial/perbedaan antara obyek satu dengan obyek lain.
  • Warna sebagai representasi dari alam 
         Warna merupakan penggambaran sifat obyek secara nyata, atau secara umum warna mampu menggambarkan sifat obyek secara nyata. Contoh warna hijau untuk menggambarkan daun, rumput; dan biru untuk laut, langit dan sebagainya. Warna dalam hal ini lebih mengacu pada sifat-sifat alami dari obyek tertentu misalnya padat, cair, jauh, dekat dll.
  • Warna sebagai alat/sarana/media komunikasi (fungsi representasi)
Warna menempatkan dirinya sebagai bagian dari simbol (symbol). Warna merupakan lambang atau sebagai perlambang sebuah tradisi atau pola tertentu. Warna sebagi komunikasi seringkali dapat kita lihat dari obyekobyek seperti bendera, logo perusahaan, fashion, dll. Warna merupakan sebuah perwakilan atau bahkan sebuah obyek pengganti bahasa formal dalam mengkomunikasikan sesuatu misalnya: merah perlambang kemarahan, patriotisme, seksualitas; kemudian putih sebagai perlambang kesucian, kebersihan, kebaikan 
         Dari sekian banyak warna, dapat dibagi dalam beberapa bagian yang sering dinamakan dengan sistem warna Prang yang ditemukan oleh Louis Prang pada 1876 atau disebut juga sebagai atribut warna meliputi :
  1. Hue, adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan nama dari suatu warna, seperti merah, biru, hijau dsb.
  2. Value, adalah dimensi kedua atau mengenai terang gelapnya warna.Contohnya adalah tingkatan warna dari putih hingga hitam.
  3. Saturation/Intensity, seringkali disebut dengan chroma, adalah dimensi yang berhubungan dengan cerah atau suramnya warna.

         Selain Prang System terdapat beberapa sistem warna lain yakni, CMYK atau Process Color System, Munsell Color System, Ostwald Color System, Schopenhauer/Goethe Weighted Color System, Substractive Color System serta Additive Color/RGB Color System. 
  • CMYK /Process Color System
CMYK adalah singkatan dari Cyan-Magenta-Yellow-Black dan biasanya juga sering disebut sebagai warna proses atau empat warna. CMYK adalah sebuah model warna berbasis pengurangan sebagian gelombang cahaya (substractive color model) yang umum dipergunakan dalam pencetakan
berwarna. Jadi untuk mereproduksi gambar sehingga dapat dicapai hasil yang relatif sempurna dibutuhkan sedikitnya 4 tinta yaitu: Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Keempat tinta tersebut disebut tinta / warna Proses. Tinta proses adalah tinta yang dipergunakan untuk mereproduksi warna dengan proses teknik cetak tertentu
  • Additive Color/RGB Color System

         Warna additive adalah warna yang berasal dari cahaya yang disebut spectrum. Warna pokok additive terdiri dari warna red (merah), green (hijau) dan blue (biru) yang disebut dengan istilah RGB, dimana pencampuran ketiga warna primer dengan jumlah yang sama akan menghasilkan warna putih. Kombinasi antara dua warna primer akan menghasilkan warna sekunder. 
- Biru dipadukan dengan merah menghasilkan warna magenta
- Merah dipadukan dengan hijau menghasilkan warna kuning
- Hijau dipadukan dengan biru menghasilkan warna cyan
- Biru dipadukan dengan merah dan hijau menghasilkan warna putih.

Banyak orang yang mengidentikkan warna dengan karakter seseorang. Berikut ini dijelaskan tentang karakter dan simbolisasi dari beberapa warna yang sering digunakan dalam desain.
  1. Kuning, melambangkan kecerahan, kehidupan, kemenangan, kegembiraan, kemeriahan, kecemerlangan.
  2. Biru, melambangkan kedamaian, tenang, reda, stabil, harmoni, kesatuan,kebenaran, kepercayaan, konservatif, keamanan, kebersihan, tata tertib,loyalitas, langit, air, dingin, teknologi dan depresi
  3. Hitam, melambangkan kekuatan, seksualitas, pengalaman duniawi,formalitas, elegan, kesejahter-aan, misteri, ketakutan, kejahatan,anominitas, tidak bahagia, dalam, gaya, keburukan, penyesalan yang mendalam, marah, underground, teknik warna yang baik, berduka cita dan kematian
  4. Hijau, melambangkan alam, lingkungan, kesehatan, keberuntungan, pembaharuan, kemudaan, kekuatan, musim semi, kemurahan hati, kesuburan, kecemburuan, kurang pengalaman, iri dan kemalangan.
  5. Ungu, melambangkan keluarga raja, spiritualitas, ningrat, perayaan, misteri, transformasi, kebijaksanaan, pencerahan, kebengisan, arogansi, duka cita.
  6. Merah, melambangkan cinta, valentin, marah, hasrat, kecepatan, keberanian, kekejaman, kemarahan, tanda keluar darurat, tanda berhenti, dan darah.
  7. Putih, melambangkan penghormatan, kemurnian, kesederhanaan, kebersihan, damai, kerendahan hati, kecermatan, keadaan tidak berdosa, muda, burung, musim dingin, salju, kebajikan, steril dan perkawinan.

Read More

Monday, 12 June 2017

TUTORIAL SEDERHANA VEKTOR "MEMBUAT BAYANGAN KULIT" UNTUK PEMULAH

contoh gambar

Setelah kemarin saya suda menjelaskan tentang membuat bibir dan mata sekarang saya akan menjelaskan tentang membuat kulit wajah dan bayangannya agar vektor terlihat lebih hidup, oke kita langsung sja masuk ke tahap pertama.

1. langka pertama kita membuat garis kulit yang menutupi wajah seperti pada gambar, layar dari garis kulit sendiri kita taru di blakang bibir dan mata yang telah kita buat
contoh gambar

2. langka ke dua kita buat bayangan pada bagian hidung terlebih dahulu agar gambar terlihat lebih sedikit hidup dan tampak seperti mempunyai hidung


3. selanjutnya kita masuk ke tahap membuat bayangan yang membentuk gelap terang pada wajah. dalam tahap ini kita haru menggandakan foto asli dengan CTRL+J dan merubah gambar tersebut ke mode hitam putih dan di beri efek posterize caranya (ke menu image, adjustments, black & white untuk hitam putih, posterize untuk efek seperti bayangan) gunanyaposterize adalah untuk memudakan kita untuk menentukan sisi gelap dan terang wajah pada foto,
untuk contohnya lihat pada 3 gambar berikut:
contoh gambar

contoh gambar

contoh gambar

4. pada tahap ini vektor yang kita buat sudah terlihat hidup karena sudah memiliki bayangan gelap dan terang tahap ini selesai kita masuk ke tahap selanjutnya.
contoh gambar

5.dalam tahap ini kita akan membuat hijab pada gambar yang pertama tarik garis menutupi seluru bagian hijab dan letakkan layarnya di bawa layar wajah
contoh gambar

contoh gambar

contoh gambar

6. tahap selanjutnya membuat bayangan pada hijab tahap ini sama seperti memberi bayangan pada bagian wajah. kalau sudah memberi kan bayangan pada hijab kita tinggal memberikan sentuhan kecil lagi seperti memberi alis dan memberi latar pada vektor yang kita buat agar terlihat lebih indah.
contoh gambar

contoh gambar

contoh gambar


Read More

Sunday, 11 June 2017

TUTORIAL VEKTOR"MEMBUAT MATA UNTUK PEMULA"

contoh gambar

1.Langka pertama kita buka foto yang mau di buat menjadi vektor, disini saya hanya akan menjelaskan membuat mata bagian kanannya saja. tapi tenang saja karena  langka membuat kedua mata ini sama
contoh gambar

2.pertama buatlah garis berbentuk mata dengan
dasar puti mengunakan pen tool
contoh gambar

3.buat areah hitam pada boleh mata menggunakan pentol dalam tahap ini biji mata dan ara pandangan mata harus sesuati dengan di fotonya tidak boleh asal tarik garis
contoh gambar

4.buat garis area cahaya dengan warna yang lebih terang untuk membuat gambar yang kita buat lebih hidup, kenpa warnanya harus lebih terang karena itu pantulan dari sinar yang memantul pada mata arena ini harus di beri warna lebih terang.
contoh gambar

5.selanjutnya buat area pembatas luar pada mata dengan pembatas atas berwarna hitam dan bawa berwarna merah mudah gelap.dalam tahap ini kita suda bisa sedit melihat bentuk dari vekter mata yang kita buat.
contoh gambar

6.dalam tahap ini kita memberikan kornea mata dengan menggunakan ellipse tool degan pinggiran berwarna sama dengan efek pantulan cahaya.                                            
contoh gambar

7. pada tahap terakhir ini kita membuat pantulan cahaya yang lebih terang dengan warna puti mengunakan ellipse tool dan kita juga membuat bayangan ewek gelap pada bagian atas dari bulah mata agar terlihat lebih hidup. untuk membut bayangannya kamu bisa memgunakan pent tool dan menarik garis menutupi setengah dari bagian mata jangan lupa mainkan opecitynya dan gunakan warna hitam untuk membuat dai tidak terlalu kasar hapus vektor bayangan menggunakan erazer tool pada tahap ini hapus mulai dari bagian bawa tapi jangan menghapus semunya
contoh gambar


Read More

Saturday, 10 June 2017

TUTORIAL MUDAH VEKTOR "MEMBUAT BIBIR" UNTUK PEMULAH

contoh gambar
Hari ini saya akan menjelaskan sedikit tentang membuat vektor bibir untuk pemula, kita langsung saja ke tahap pertama

1.open foto yang mau di buat vektor

contoh gambar

2. rubah foto menjadi hitam puti dan atur posterizetnya sebanarnya lagka ini agak membuat bingung dalam menarik garis vektornya nnti jadi kalo kamu tidak ingin membuatnya lewatkan sja karena langka ini hanya menjadi patokan gelap dan terangnya sja tapi tidak bolh menarik garis mengikuti alur pada gambar ke 2 ini, kita harus tetap berpatok pada gambar pertama.
contoh gambar

3.kita mulai menarik garis membentuk bibir pada gambar
contoh gambar

4.selanjutnya membuat garis pembagi bibir atas dan bawa. jangan lupa untuk mengatur opacity dan warnanya agar terlihat lebih hidup.
contoh gambar

5.selanjutnya kita masuk ke tahap bangannya tahap ini yang membuat vektor menjadi hidup jadi kita t5idak bole asal menarik garis jangan lupa mengunakan opecitynya dan kalo perlu gunakan penghapus dan hapus bagian yang terlalu kasar pada pinggir vektor bayangan, agara terlihat lebih halus.
contoh gambar

6.kalo tadi kita membuat sisi gelapnya sekarang kita masuk ke sisi terangnya. kita membuat sisi gelapnya ini dari patokan gambar nomor 2 tapi ingat jangan tarik garis mengikuti gambar kedua, gambar itu hanya untuk menjadi patokan agar kita bisa melihat sisi gelap dan terangnya.
contoh gambar

contoh gambar

contoh gambar

7setelah semuah bayangan di buat dan suda terlihat seperti nyata berarti kamu berhasil melakukannya dan selamat mencobah. dan kalo ada yang  ingin kamu tanyakan langsung saja komentar.
contoh gambar

contoh gambar

Read More